Kesempatan

June 2nd, 2006 by ratnarp

Kesempatan dalam kehidupan itu gak pernah datang dua kali…..

Dan dalam kehidupan ini terkadang kita harus memilih sesuatu….karna slama yang aku alami slalu ada 2 pilihan dalam hal apapun….contohnya dalam hal pekerjaan…aku sendiri sudah mengalami beberapa kejadian dimana aku diberi kesempatan untuk memilih mana pekerjaan yang terbaik untuk aku ?

Yach…semoga sejauh ini pilihanku bisa slalu yang terbaik buat aku, keluargaku, dan orang2 sekitarku tentunya.

Sakit

June 2nd, 2006 by ratnarp

Dalam minggu-minggu terakhir ini rasanya gak karuan banget….suamiku sakit n lumayan parah…

Hiks….kalo kita uda sakit mo apa2 juga gak bisa enjoy, gak konsen, trus mo makan apapun gak enak… kesimpulan sakit tu gak enak deh….

But…dengan adanya sakit dapat merupakan peringatan juga lho…bahwa kita hidup di dunia gak slalu sehat, gak slalu seneng, sadar bahwa kematian ada dimana-mana…dan lebih bersyukur dengan apa yang ada…

Semoga my husband bisa slalu jaga kesehatan and ingat pantangan dokter…. terutama pola makan nih…

Bener-Bener JKT deh

May 23rd, 2006 by ratnarp

Hari ini…setelah sekian lama…akhirnya aku bener2 merasakan kota jakarta yang bener-bener jakarta banget deh….

Aku merasakannya perjalanan yang begitu melelahkan hanya untuk pergi ke kantor…critanya hari ini aku pergi ke kantor sendiri tanpa dianter suami…aku berangkat dari rumah agak pagian…dari rumah jalan kaki ke luar kompleks…trus nongkrong nungguin angkot yang mo ke pondok gede….lumayan lebih dari 5 menit baru nongol tu angkot [cause angkot KC B emang agak jarang]…jreng…jreng deh angkot melaju dengan tersendat…turun naek penumpang…jalan yang jelek…huekkk….BETE….bayar deh 3000 perak…

Trus di pondok gede panas mbo…nungguin angkot 461 yang ke UKI….agak lama juga…panas, gerah, keringat, pusing angkot yang tat-tit-tat-tit…akhirnya naek juga…kepala mulai pusing, gerahhh banget, ngantuk lagi cause semalam aku tidur jam 4 pagi….[ngapain ya....?]….waaa lama ya….macet deh…tersendat…kantuk semakin menjadi…akhirnya terkantuk2 deh….sembari berharap kemacetan cepat berlalu….[just hope...:(] sampe UKI…jreng 3000 perak lagi…

UKI yang semrawut….BIS gede…BIS kecil…Angkot2…mobil pribadi…motor…gak karu2an…sibuk di atur polisi2….but tetep aza semrawut gak jelas….bingung…jalan sana…jalan sini…naek apa ya ? pokonya musti naek BIS yang lewat pancoran bawah (gak masuk tol)….akhirnya terbaca tulisan pancoran…ooo ada bis 45 ke Blok M….aku tanya ‘lewat pancoran bawah?’…iya…so’ naek deh…Alhamdulillah bisnya kosong…cause uda jam sembilan lebih kali so…uda lumayan sepi penumpang….aku dapet duduk…and lumayan nyaman cause bisnya lumayan bagus walo jauhh deh kl dikata bagus mah…:(( but dibanding bis2 mayasari sih ya masi mendinglah….

Merayap….huh! bisa duduk sih…lumayan nyaman sih! tapi gak nyaman karna bis merayap mencari penumpang….:(( jalanan gak begitu macet…cawang lumayan lancar…perjalanan gak begitu lama cukup dengan ongkos 2000 perak aku sampe ke pancoran….jauh2 dari lokasi berenti aku uda berdiri dekat pintu..siap-siap untuk loncat turun….cause kl gak gitu wah bisa2 aku ke bawa ke blok M deh….

Jalan agak santai deh…nyebrang jalanan….naek lagi deh BIS 62 ke arah Manggarai…dapet duduk…jarak dari pancoran ke ktr tu deket deh…kalo naek motor tu gak sampe 5 menit juga sampe….but dengan bis ternyata jadi berlipat2 jaraknya….sebel! seperti biasa bis nonkrong nunggu penumpang lagi…duh…saat melaju juga parah banget turun-naek penumpang begitu seringnya…aku hanya pasrah…mo gimana lagi…yang penting sampe dengan selamat deh sampe ktr….

Alhamdulillah akhirnya sampe juga ke ktr…walo agak2 siang….rasanya nyaman banget sampe ruangan kerja lagi…adem dengan sejuknya AC…happy dengan adanya internet….:)) cause aku bisa mendunia lagi deh…YM, cek email, browsing, dll….and of course dengan adanya internet aku bisa nge-BLOG di FS….

–Selasa, 23 Mei 2006–

Benarkah lawan dari CINTA itu adalah BENCI?

May 17th, 2006 by ratnarp

Ketika seseorang seringsekali bercerita tentang kebenciannya pada
sesuatu, apakah itu benar-benar menunjukkan bahwa dia tidak cinta?

Kemaren saya tertegun ketika membaca buku "Secret of Power
Negotiating", di dalam buku itu, Roger Dawson menulis,"apakah lawan
CINTA itu adalah BENCI ??" , Tidak !! katanya, Lawan CINTA itu adalah
KETIDAKPEDULIAN…

Bagi seorang Pecinta, kebencian dari sang kekasih itu lebih berharga
dari pada KETIDAKPEDULIAN dari yang dicintainya…

Seseorang bersyair..
"ya kekasih…dari pada engkau memalingkan wajahmu dariku, lebih baik,
sakiti aku dan marahi aku dan bencilah aku…itu lebih baik..sebab
kemarahanmu, dan kebencianmu, itu adalah salah satu bentuk
kepedulianmu kepadaku"

hati seorang pecinta..
lebih memerlukan kepedulian dari yang dicintai..
dari pada ketidak peduliannya..
baikpun kepedulian itu berwujud kasih sayang yang dicintainya…
ataupun kepedulian itu berwujud amarah dan bencinya…

"KETIDAKPEDULIAN adalah lawan dari CINTA"

by:

Ansarullah_Lawi
Tue, 02 May 2006 21:22

Hati Nurani

May 16th, 2006 by ratnarp

Allah SWT tidak menciptakan dua hati bagi manusia. Istilah hati mendua hanyalah wujud dari keragu-raguan dalam bertindak. Hakikat hati dalam Islam adalah qalbu yang bermakna jantung. Qalbu atau jantung, karena berbentuk segumpal daging, disebut juga dengan mudhgah. Hadis riwayat Bukhari dan Muslim mengemukakan bahwa jika ia (hati) baik, maka seluruh tubuh menjadi baik pula. Jika ia rusak, maka rusak pula seluruh tubuh.

Hati yang baik disebut qalbun salim, selalu mendapat petunjuk dari Allah dan dibimbing untuk berperilaku yang terpuji. Karena itu, ia disebut hati nurani (hati yang bercahaya). Sedangkan hati yang tidak baik disebut qalbu ghairu salim/, dimurkai oleh Allah dan disebut dengan hati zhulmani (hati yang gelap/zalim). Jadi, jika kita hanya punya satu hati, maka tidak mungkin separuhnya nurani dan separuhnya lagi zhulmani.

Nurani berasal dari kata nur yang berarti cahaya atau petunjuk. Dalam Alquran tidak ditemukan kata jamaknya (dalam bentuk anwar), sebagaimana kata al-huda (petunjuk) dan al-birru (kebaikan). Karena itu, cahaya atau petunjuk itu hanya satu dan sumbernya pun dari Yang Satu pula. Dalam hal ini Allah SWT berfirman, ”Maka apakah orang-orang yang dibukakan hatinya oleh Allah untuk berislam, maka ia memperoleh nur petunjuk dari Tuhannya.” (Az-Zumar: 22). Demikian juga pada ayat lain, ”Allah membimbing melalui nur-Nya terhadap siapa saja yang dikehendaki-Nya.” (An-Nur: 35).

Hati nurani selalu terbuka menerima dan menyampaikan kebenaran. Ia membimbing mulut untuk selalu berkata benar, mata untuk melihat yang baik, telinga untuk mendengar yang bermanfaat. Bahkan, ketika mendengar suatu ucapan, maka ia pilih yang terbaiknya (Az-Zumar: 18). Rasulullah SAW bersabda, ”Siapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir, maka berkatalah yang benar. Kalau tidak bisa, sebaiknya diam.” (HR Muslim). Bak kata pepatah ”diam itu emas, bicara itu perak”. Yang punya nurani, bila bertemu yang mungkar, termotivasi untuk mengubahnya, baik dengan kekuatan, nasihat, ataupun berpaling dari kemungkaran itu. (HR Bukhari dan Muslim).

Manusia yang memiliki hati nurani sangat rindu untuk selalu dekat dengan Allah. Kerinduan itu pun disambut oleh Allah dengan firman-Nya, ”Hai jiwa yang tenang, kembalilah kepada Tuhanmu denagn kepuasan dan ridha, maka bergabunglah dengan hamba-hamba-Ku dan masuklah ke dalam surga-Ku.” (Al-Fajr: 27-30). Kebalikan dari hati nurani adalah hati zhulmani yang berarti gelap atau zalim. Gelap dari petunjuk dan menutup diri dari kebenaran. Cenderung kepada disharmonisasi, merusak silaturahim, egois, suka membuat teror dan provokasi.

Orang yang berhati zhulmani biasanya berjiwa SMOS (Suka Melihat Orang Susah, atau Susah Melihat Orang Senang). Jika suatu kebenaran merugikan dirinya, ia tutup-tutupi. Mempermainkan kata-kata adalah wujud dari kezaliman hati. Gambaran bagi yang punya hati zhulmani adalah lebih sesat dari binatang. (Al-A’raf: 179). Na’udzubillah.

Rabu, 13 Juli 2005 (Yaswirman )

Kekuatan Cinta

May 16th, 2006 by ratnarp

Kekuatan cinta memang luar biasa. Orang yang jatuh cinta akan rela mengorbankan apa saja demi yang ia cintai. Cinta menjadikan segalanya indah, meski harus dilalui dengan penderitaan.

Kekuatan cinta itulah yang menjadikan Bilal bin Rabbah lebih memilih dijemur di padang pasir yang panas daripada harus kembali kafir. Meski sebongkah batu besar menindih hingga nyaris meremukkan tulang dadanya.

Dengan tenang ia menyebut nama Kekasihnya, ”Ahad, Ahad, Ahad.” Begitu pula dengan Abdurrahman bin Auf, saudagar kaya sahabat Rasulullah SAW. Ia rela menghabiskan hartanya untuk kepentingan jihad fisabilillah. Semuanya atas dasar cinta.

Sahabat lainnya juga merasakan betapa dahsyatnya kekuatan cinta itu. Mereka rela berhijrah dengan berjalan kaki bermil-mil jauhnya, melintasi padang pasir yang kering dan panas demi menyelamatkan akidah. Karena cintanya pada Allah SWT, dengan gagah berani mereka bergegas pergi ke medan perang.

Tanpa rasa takut, harta, darah, dan nyawa, mereka pertaruhkan dengan tebasan pedang dan tombak demi membuktikan cintanya yang tulus. Cinta melahirkan pengorbanan dan prioritas.

Jika benar kita mencintai Allah SWT, niscaya kita rela mengorbankan segalanya dengan pengorbanan yang terbaik. Jika benar mencintai Allah SWT, niscaya kita mengambil dunia ini hanya sekadarnya.

Dunia bukan tujuan. Mencari harta bukan untuk bermegah-megahan, tapi sebagai sarana ibadah. Jika benar mencintai Allah SWT, niscaya kita akan bergegas ke masjid ketika adzan dikumandangkan, karena hakikat adzan adalah panggilan Sang Kekasih.

Jika benar mencintai Allah SWT, niscaya kita melakukan amalan-amalan sunah, karena amalan itu dapat mengundang cintanya Allah SWT. Dan jika kita mencinta Allah SWT, tentu setiap sepertiga malam kita bangun mengerjakan shalat tahajud, meski lelah, kantuk, dan dingin mendera. Saat itulah Allah SWT datang menjenguk dan mengabulkan segala permintaan kita. Ibadah tanpa didasari cinta akan terasa berat dan sia-sia. Ibadah tanpa cinta adalah ciri sifat munafik. Dengan cinta kita dapat memahami tempat yang dituju setelah mati, surga atau neraka.

Surga adalah kado terindah yang akan kita terima pada saat perjumpaan pertama dengan Allah SWT. ”Katakanlah (hai Muhammad), jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu. Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.” (QS Ali-Imran: 31). Itulah permintaan Allah SWT pada kita.

Sabtu, 28 Januari 2006 (Muhammad Zaenuri ) 

Menahan Amarah

May 16th, 2006 by ratnarp

Amarah adalah satu naluri alamiah yang melekat pada manusia. Ia tidak bisa dihilangkan atau dipisahkan dari manusia. Selama manusia hidup, selama itu pula amarah akan menemaninya.

”Dan bersegeralah kamu menuju ampunan Tuhanmu dan menuju surga yang luasnya seluas langit dan bumi, disediakan untuk orang-orang yang bertakwa. Yaitu orang-orang yang menginfakkan hartanya, baik di waktu lapang atau sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.” (QS Ali-Imran: 133-134).

Allah SWT menetapkan amarah untuk menjadi satu alat uji ketakwaan dan keimanan manusia selama hidupnya. Manusia yang tak sanggup menahan amarahnya adalah manusia yang belum mampu menegakkan bingkai ketakwaannya.

Manusia yang terbakar amarah akan melakukan tindakan-tindakan di luar kewajaran dan nalar yang sehat. Saat amarah merasuk ke dalam pikirannya, tidak ada lagi ruang untuk membedakan mana hal yang baik atau jelek. Padahal, Allah SWT menjanjikan pahala yang tak ternilai di hari akhir nanti bagi manusia yang mampu menahan amarahnya.

”Siapa yang menahan marah, padahal ia dapat memuaskan pelampiasannya, maka kelak pada hari kiamat, Allah akan memanggilnya di depan semua makhluk. Kemudian, disuruhnya memilih bidadari sekehendaknya.” (HR Abu Dawud dan At-Tirmidzi).

Tutur kata yang lembut, sikap yang tenang, dan tindakan yang bijaksana, saat amarah datang memang sulit diwujudkan. Namun, bukan berarti tidak bisa dilatih dan dipelajari cara-cara untuk meredam amarah.

Salah satunya kita bisa belajar dari perilaku Muhammad SAW, teladan umat manusia. Selama hidupnya, beliau tidak pernah bertindak kasar. Tutur katanya lembut karena berusaha menjaga perasaan orang lain.

Rasulullah SAW juga manusia sama seperti kita. Karena punya hati dan pikiran, sesekali beliau juga marah. Namun, kemarahannya tidak melampaui batas-batas kemuliaan sebagai seorang Rasul Allah. Marahnya Rasulullah SAW dalam rangka menegakkan tiang-tiang agama dan memuliakan ajaran-ajaran Ilahi.

Dalam menjalani hidup ini, berbagai masalah menghampiri tiap hari. Akibatnya, tak sedikit yang akhirnya akrab dengan kemarahan. Padahal, berbagai masalah yang ada merupakan ujian bagi yang beriman.

Sepasang suami istri yang telah dirasuki amarah akan menciptakan kesemrawutan rumah tangga. Yang ada hanya percekcokan, jauh dari kriteria rumah tangga sakinah.

”Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh, Kami tidak memikulkan kewajiban kepada diri seseorang melainkan sekadar kesanggupannya, mereka itulah penghuni-penghuni surga, mereka kekal di dalamnya.” (QS Al-A’raf: 42).

Republika - Rabu, 29 Maret 2006 (Endi Syarifudin)

Benarkah ?

May 16th, 2006 by ratnarp

Ada istilah "bahwa setiap masalah pasti ada penyelesaiannya dan orang yang mengalami masalah tersebut pasti mampu untuk menyelesaikannya".

Benarkah kata-kata itu ?

ZUMA

May 10th, 2006 by ratnarp

Wuihhh….di rumah, di kantor…aku, suami, n deon (my little brother) lagi demennn banget maen game Zuma….:)))

Biasa yang bikin semuanya semangat maen tu karna berlomba-lomba untuk meraih nilai tertinggi…so nama masing-masing bisa ada di posisi number one…

Sampe sabtu n minggu males kemana2 cause maen Zuma…apalagi kalo salah satu uda mengalahkan yang laen wah langsung deh yang kalah semangat untuk terus maen n berusaha mengejar….

Hehehe…kadang tidur jam 2 ato jam 3 pagi cause maen zuma melulu….sampe mata kadang perihhh banget….

Biasanya kalo ada kesempatan di rumah and lagi gak jalan di rumah, aku dan suami selain istirahat so kita berdua maen2 ama anak ato nonton DVD…gara-gara Zuma mania…sampe minggu lalu beli 8 DVD baru di tonton beberapa…hehehe no time lagi deh buat nonton….

Yang lucu Sandya…sebelumnya kalo hari libur pasti deh aku dan suami maen2 ama anak ato jalan2 kemana gitu pokonya full perhatian buat anak2 deh, nah semenjak zuma mania jadi deh doyan diem di rumah…and Sandya kayaknya bete banget liat ortunya begitu….

Kalo aku dan suami or omnya lagi maen dia pasti deh iseng gangguin…ya tombol restart di tekanlah…ato dia naek2 ke badan sambil loncat2 so…tangan yang megang mouse-kan jadi gak konsen deh or dia hilir mudik lari2 gak berenti sambil teriak2 or ketawa2….ato maenin CD-ROM lah…ato ngacak2 barang2 yang ada di kamar…ato banting2 barang…macem2 aza cara dia gangguin tu….kalo gak mempan ke aku dia akan gangguin papanya…sampe kadang kalo lagi serius gak terasa deh jadi marahin Sandya….hiks padahal Sandya kan mana ngerti ya kalo maen game itu asikkk….:))

And kalo Sandya uda keselll banget karna dicuekin maka senjata andalannya nangis deh or ngeloyor pergi dengan cemberut and mulai gangguin n ngisengin ade2nya…sampe deh Padme n Dinka nangis2 karna di gangguin…

Hehehe…sebentar lagi juga waktunya akan berbalik….Sandya tu pasti yang asik maen game and gak mau di ganggu ama ortunya….

Radinka - Mei06

May 10th, 2006 by ratnarp

My Twin…

Usia Padme n Dinka uda mo 7 bulan…perkembangan keduanya sangat berbeda…dan sifat keduanyapun uda mulai terlihat berbeda karakter.

Dinka ternyata lebih cepat merangkak daripada Padme padahal Dinka adiknya (hehehe beda 2 detik doank…)

Berat badan Dinka uda 7,2 kg…and uda tinggi juga…karena baju2 uda mulai gak muat nih…hiks musti uda shopping pakaian buat si kembar nih….kapan ya go to bandung lagi khusus buat belanja tapinya…:))

Dinka uda merangkak and uda lancar banget…so…uda hilir mudik kesana kemari…uda mulai masuk2 kamar….uda mulai seneng ngacak2 baju2nya, mulai ngacak sana ngacak sini…dan uda pinter naek2 juga…

Dinka uda bisa pegang dot sendiri and emang senengnya kalo mimi susu pengen pegang dot sendiri walo kadang masi berantakan…trus dia juga uda mulai seneng pegang apa2 yang diliatnya….uda mulai gigit sana sini…

Dinka tambah cakep aza…cause bulu matanya lentik trus alis mata juga tebel dan rapi banget, hidung mancung, kulit putih and bentuk mukanya agak2 bulat laen ama Padme yang oval….aku bangga banget deh sebagai mamanya….

Trus sifat Dinka kayaknya petualang deh lebih mirip ama Sandya, rasa penasaran akan sesuatunya uda mulai keliatan. Kalo dia liat suatu maenan ato barang maka Dinka dengan semangat 45 akan berusaha untuk meraihnya beda ama Padme yang kadang cuek aza kalo dikasi maenanpun.

Aku liat Dinka agak gak sabaran karna kalo mimi susu juga suka ribut gak karuan..pengen mimi tapi gak sabar…jadi kadang dotnya lepas…trus Dinka akan jerit2 nangis…

Trus sifat-sifat Dinka lebih banyak mirip dengan sifat2 Sandya, pemberani, GR-an…kalo kita aza ketawa atau ajak bercanda Dinka akan tersenyum malu sambil ngumputin mukanya…n iseng juga hehehe moga2 kalo kebandelannya gak separah Sandya deh…..:)

Padme dan Dinka uda mulai bisa maen berdua, biasanya saling pegangan tangan…saling raih kepala, tangan, kaki, atau laennya….trus suka saling tersenyum ato tertawa antar mereka berdua…lucu deh kalo uda ngeliat itu…

Alhamdulillah kedua anak kembarku ini gak begitu rewel dan manja, mungkin karna memang aku gak begitu banyak ngurus mereka berdua. Padme dan Dinka lebih banyak diurus ama pengasuhnya, karna kalo di rumah aku lebih banyak ngurus Sandya yang memang slalu minta perhatian lebih kl aku lagi ada di rumah.

But walopun begitu aku slalu berusaha untuk tetap mengurus Padme n Dinka, kalo malam uda pasti aku yang urus ketiga anakku…walo cape pulang kerja pengennya langsung blug tidur nyenyak but aku gak bisa begitu….karna kl aku pulang kantor dan ketiga anak2ku blom tidur maka aku harus berusaha untuk menidurkan ketiganya….kalo uda pada tidur baru deh bisa lumayan istirahat…walo di tengah malam 2 ato 3 kali ketiga2nya pasti deh bangun and nangis, ada yang pipislah ada yang pengen mimilah ato nangis manja doank pengen diperhatiin.

Di kesempatan2 laenpun aku slalu berusaha meluangkan waktuku untuk mengurus Padme n Dinka, aku sempet2in kadang2 mandiin mereka, kasi makan mereka, gendong mereka, or ngajak maen n bercanda….

Sifat ketiga anakku yang sama yaitu Sandya, Padme n Radinka ketiganya susah banget tidur….siang tidurnya jarang2 trus malem juga kadang jam 10 ato jam 11 malam baru tidur….ya itulah ketiganya seneng banget maen2…bercanda…dll uda gitu bangun tidurpun kadang pagi….and siangnya mo tidur lagi susah tu….hehehe apakah karna kedua Ortunya emang seneng begadang ya….:-)